Pengabdian Masyarakat Stambuk 2023

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Stambuk 2023 telah sukses dilaksanakan pada tanggal 3 Juli hingga 13 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan peran aktif mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat desa.

Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, dengan melibatkan enam desa sebagai lokasi kegiatan. Adapun desa-desa tersebut meliputi Desa Budaya Lingga, Desa Ujung Ndokum Siroga, Desa Jeraya, Desa Gajah, Desa Surbakti, dan Desa Perteguhen.

Mahasiswa PGMI ditempatkan secara merata di enam titik lokasi berbeda untuk memastikan program kerja dapat berjalan secara optimal dan menjangkau masyarakat luas. Setiap kelompok mahasiswa merancang dan melaksanakan program yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi desa masing-masing.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat diawali dengan acara pelepasan mahasiswa yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2025 di Kampus I UIN Sutomo. Pelepasan secara resmi dilakukan oleh Ketua Program Studi PGMI sebagai bentuk dukungan institusi terhadap kegiatan pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

Pada hari kedua, mahasiswa melaksanakan sosialisasi kepada perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa, menjelaskan rencana program kerja, serta membangun kerja sama dengan pemerintah desa selama masa pengabdian berlangsung.

Hari ketiga pengabdian diisi dengan kegiatan keagamaan, di mana mahasiswa bersama masyarakat memperingati 10 Muharram. Acara ini dilaksanakan dengan melibatkan tokoh-tokoh desa dan masyarakat setempat sebagai bentuk penguatan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan sosial.

Selama hari-hari berikutnya, mahasiswa PGMI aktif melaksanakan berbagai program kerja yang bersifat edukatif, sosial, dan keagamaan. Kegiatan gotong royong dan berkebun bersama masyarakat menjadi salah satu wujud kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan dan ketahanan lingkungan desa.

Dalam bidang pendidikan dan keagamaan, mahasiswa menyelenggarakan program Magrib Mengaji yang diikuti oleh anak-anak dan remaja desa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca Al-Qur’an serta membentuk karakter religius sejak usia dini.

Mahasiswa juga menghadirkan kegiatan “Sore Ceria” sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan ini dikemas dengan permainan edukatif, seni, dan kreativitas yang mampu meningkatkan semangat belajar anak-anak desa.

Selain itu, mahasiswa turut berpartisipasi dalam berbagai program kemasyarakatan desa, seperti kegiatan sosial dan keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh warga. Kehadiran mahasiswa disambut hangat dan mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

Program unggulan lainnya adalah kelas eksperimen dan kegiatan nonton bareng yang bersifat edukatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta kebersamaan di kalangan anak-anak dan remaja.

Mahasiswa PGMI juga melaksanakan pengajaran calistung (baca, tulis, dan hitung) serta pembuatan pojok baca di beberapa desa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan kemampuan dasar belajar anak-anak di wilayah pengabdian.

Sebagai puncak kegiatan, Festival Akbar diselenggarakan pada tanggal 12 Juli 2025 di Desa Ujung Ndokum Siroga. Festival ini menjadi ajang apresiasi dan kebersamaan yang menampilkan berbagai kegiatan seni, edukasi, dan hasil program kerja mahasiswa, sekaligus menandai berakhirnya rangkaian Pengabdian Masyarakat Mahasiswa PGMI Stambuk 2023 dengan penuh kesan dan makna